What To Do

Rencana berlibur ke Bali, simak jadwal festival kebudayaan yang wajib dikunjungi!

Dikenal sebagai Pulau Dewata yang menjadi surga wisata yang memikat turis domestik maupun mancanegara, Bali juga kaya akan tradisi budaya dan spiritual yang diwujudkan melalui berbagai festival. Menghadiri festival di Bali adalah cara terbaik untuk memahami kehidupan masyarakat lokal. Jika kamu merencanakan liburan ke Bali, ketahui jadwal perayaan di Bali yang tidak boleh dilewatkan untuk masuk dalam daftar perjalanan liburanmu!  

1. Denpasar Festival hingga Pandawa Beach Festival
Bagi kamu yang berencana untuk menghabiskan libur tahun baru di Bali, Desember 2024 ini masyarakat dan pemerintah setempat akan menggelar festival-festival menarik yang patut kamu kunjungi. Diantaranya adalah Denpasar Festival, menghadirkan beragam acara seni, kuliner, dan hiburan yang menggambarkan kekayaan tradisi lokal termasuk festival kuliner dan kebudayaan. Festival ini akan digelar pada 22-25 Desember di Catur Muka, Denpasar. Selanjutnya adalah Pandawa Beach Festival yang akan digelar pada 25 Desember 2024 hingga 1 Januari 2025 di pantai Pandawa, Badung. Dengan harga tiket sebesar Rp20.000 per orang, kamu bisa menikmati pertunjukan tari kecak, barong, tari pendet, aneka kuliner serta live music.  

2. Parade Ogoh-Ogoh (Perayaan Nyepi)
Nyepi adalah perayaan Tahun Baru Saka yang berbeda dari perayaan tahun baru di tempat lain. Pada hari ini, Bali “beristirahat total.” Tidak ada aktivitas luar ruangan, listrik diminimalkan, bahkan wisatawan diharapkan tetap di akomodasi mereka. Sehari sebelumnya, turis dapat menyaksikan Ogoh-Ogoh Parade di berbagai desa, termasuk Denpasar, Ubud, atau Kuta. Parade ini adalah momen ketika patung-patung raksasa yang merepresentasikan roh jahat diarak keliling sebelum dibakar untuk membersihkan energi negatif. Perayaan ini umumnya dilakukan setiap bulan Maret, dimana tanggal perayaanya akan berubah setiap tahunnya. Perlu dicatat, kamu dapat menyiapkan makanan dan kebutuhan sehari-hari karena semua toko tutup saat Nyepi. 

3. Bali Arts Festival – Pesta Kesenian Bali
Festival seni terbesar di Bali ini berlangsung selama satu bulan penuh, dengan pusat acara di Taman Budaya Bali, Denpasar. Festival ini menghadirkan seni tradisional seperti tari Barong, Legong, dan Kecak, serta pameran seni lukis dan kerajinan tangan khas Bali. Turis juga bisa mencicipi kuliner khas Bali di stand-stand festival. Festival ini berlangsung pada bulan Juni-Juli tiap tahunnya. Datang lebih awal untuk mendapatkan tempat duduk terbaik di pembukaan festival, yang sering kali dimeriahkan dengan parade budaya. 

4. Perayaan Galungan dan Kuningan
Galungan menandai kemenangan Dharma (kebenaran) atas Adharma (kejahatan) dan dirayakan dengan berdoa di pura. Jalanan akan dihiasi dengan penjor, bambu berhias janur yang dipasang di depan rumah. Kuningan, 10 hari setelah Galungan, adalah puncak perayaan yang melibatkan lebih banyak upacara. Desa seperti Ubud, Gianyar, dan Karangasem menjadi tempat terbaik untuk menikmati suasana perayaan ini. Perayaan Galungan dan Kuningan dilakukan setiap 210 hari mengikuti kalender Bali. 

5. Sanur Village Festival
Festival ini adalah gabungan seni, musik, budaya, dan kegiatan lingkungan yang diadakan di Sanur Beach Area. Selain pameran seni, ada juga kompetisi memasak, acara pembersihan pantai, dan pertunjukan musik. Festival ini menawarkan pengalaman yang santai dan ramah keluarga. Festival ini diadakan pada bulan Agustus. Dilaksanakan di area pantai, datanglah menjelang sore untuk menikmati pertunjukan musik dengan pemandangan matahari terbenam yang memukau. 

6. Bali Kite Festival – Festival Layang-Layang
Festival ini biasanya diadakan di Pantai Padang Galak, Sanur, dan menjadi momen kompetisi layang-layang tradisional berukuran besar. Layang-layang ini sering kali dihiasi motif tradisional Bali dan melibatkan banyak peserta dari berbagai komunitas. Festival ini diadakan pada musim angin, yaitu sekitar bulan Juli – Agustus.  

7. Penglipuran Village Festival
Diadakan di Desa Penglipuran, Bangli, festival ini menampilkan keunikan tradisi dan budaya desa. Kamu bisa menikmati tari tradisional, mencicipi kuliner khas, dan melihat kerajinan tangan lokal. Desa ini terkenal dengan kebersihan dan arsitektur tradisionalnya. Festival ini biasa diadakan pada tengah tahun atau sekitar bulan Juli. Saat mengunjungi festival ini, kamu dapat datang lebih awal untuk menghindari keramaian. Jangan lupa menjelajahi seluruh area desa yang asri.

8. Tumpek Landep – Hari Persembahan untuk Logam
Pada hari ini, masyarakat Bali memberikan persembahan pada benda logam, seperti mobil dan motor, untuk mendapatkan berkah. Upacara ini bisa ditemukan di rumah-rumah warga atau pura kecil di sekitar desa. Perayaan ini menarik karena kendaraan dihiasi dengan daun kelapa dan sesajen. Amati upacara ini di desa-desa tradisional seperti Gianyar atau Karangasem untuk pengalaman yang autentik. Masyarakat melakukan perayaan ini setiap 210 hari mengikuti kalender Bali. 

Jika kamu berencana ke Bali, pastikan untuk menyesuaikan jadwal perjalanan kamu dengan festival-festival ini. Dengan begitu banyak festival menarik yang bisa kamu nikmati di Bali, pastikan kamu memilih tempat menginap yang nyaman dan strategis. OYO menawarkan berbagai pilihan penginapan yang terjangkau dan berkualitas di seluruh Bali, dari Kuta, Canggu, hingga Ubud. 

Belvilla Scenic Picturesque Near Monkey Forest 

Belvilla Wanderlust Central Ubud 

Townhouse Oak Signature Bali 

OYO Saren Guesthouse Bali Canggu 

Collection O Premium Legian 

Collection O Airport Kuta Bali Hotel 

 Dengan fasilitas modern, layanan ramah, dan lokasi yang dekat dengan tempat-tempat wisata dan festival, OYO akan memastikan pengalaman liburan kamu semakin menyenangkan. Rencanakan liburanmu sekarang!   

OYO

Recent Posts

Rekomendasi Kota Terbaik untuk Solo Traveling di Indonesia, Nyaman dan Ramah Traveler

Ada fase dalam hidup ketika kamu ingin pergi tanpa banyak kompromi. Tidak perlu menyamakan jadwal,…

9 hours ago

Seru dan Berkesan, Ini Pengalaman Belajar Membatik Langsung di Kampung Batik Pekalongan

Batik bukan sekadar kain bermotif, tapi bagian dari cerita panjang budaya Indonesia yang terus hidup…

4 days ago

Jakarta Punya Taman Hits Baru! Ini 5 Spot Viral yang Mudah Diakses MRT dan TransJakarta

Di tengah padatnya aktivitas Jakarta, ruang terbuka hijau jadi “pelarian” paling realistis buat kamu yang…

5 days ago

Dulu Pelabuhan, Ini 5 Kota yang Punya Jejak Sejarah Maritim di Indonesia

Indonesia punya banyak kota pelabuhan yang dulunya jadi nadi perdagangan dunia. Dari jalur rempah hingga…

1 week ago

Hidden Gem di Cibubur: Tana Bambu, Tempat Kuliner Unik dengan Pertunjukan Budaya

Di tengah padatnya pilihan destinasi di Jakarta dan sekitarnya, semakin banyak orang mulai mencari pengalaman…

2 weeks ago

Semana Santa Larantuka, Tradisi Jumat Agung Paling Sakral di Indonesia

Setiap memasuki masa Paskah, ada satu tradisi di Indonesia yang selalu menarik perhatian dunia karena…

2 weeks ago