Select Country
Select Country

Mengintip Wisma Habibie dan Ainun, Rumah Penuh Cinta dan Sejarah di Jakarta

Ada kisah romantis dari mantan pemimpin negeri ini yang selalu terasa hangat ketika diingat. Di balik sosok Bacharuddin Jusuf Habibie yang dikenal sebagai jenius di bidang teknologi dan tokoh penting dalam sejarah bangsa, ada kehidupan yang begitu personal, hangat, dan penuh cinta bersama Hasri Ainun Besari. Kisah mereka bukan hanya tentang pencapaian besar atau perjalanan karier, tapi juga tentang bagaimana dua manusia saling mendukung, tumbuh bersama, dan menjaga cinta hingga akhir hayat. Semua cerita itu tersimpan rapi di Wisma Habibie dan Ainun, sebuah rumah yang dulunya sangat privat, namun kini dibuka untuk publik agar lebih banyak orang bisa memahami sisi lain dari Habibie dan Ainun. Berlokasi di Jalan Patra Kuningan XIII No. 5, Jakarta Selatan, wisma ini bisa kamu kunjungi melalui program historical tour pada pukul 10.00 sampai 17.00 WIB dengan reservasi terlebih dahulu. Dari luar mungkin terlihat sederhana, tapi begitu masuk, kamu akan menemukan lapisan cerita yang jauh lebih dalam dari yang dibayangkan.

Dari Rumah Pribadi Jadi Ruang Publik yang Penuh Makna

Wisma ini awalnya dibangun sebagai rumah tinggal, tempat Habibie dan Ainun menjalani keseharian mereka jauh dari sorotan publik. Di sinilah mereka berbagi momen sederhana, berdiskusi, hingga menerima tamu penting dari berbagai negara. Setelah Ainun wafat, rumah ini tetap menjadi tempat yang sangat berarti bagi Habibie. Ia mempertahankan setiap sudutnya dengan penuh perhatian, seolah menjaga kenangan tetap hidup.

Ruang Bagong, biasa digunakan sebagai ruang pertemuan (wismahabibieainun.com)

Seiring waktu, muncul keinginan agar nilai-nilai yang ada di dalam rumah ini tidak berhenti sebagai cerita pribadi saja. Wisma pun mulai dibuka untuk publik melalui program tur terbatas. Tujuannya bukan sekadar memperlihatkan isi rumah, tapi mengajak pengunjung memahami bagaimana pemikiran, cinta, dan dedikasi bisa berjalan beriringan. Saat kamu berjalan di dalamnya, rasanya seperti diajak melihat langsung bagaimana sejarah terbentuk dari hal-hal yang sangat manusiawi.

Arsitektur yang Menyatukan Cinta dan Intelektualitas

Masuk ke dalam wisma, kamu akan langsung merasakan atmosfer yang berbeda. Interiornya tidak berlebihan, tapi justru di situlah letak keistimewaannya. Ada perpaduan gaya Indonesia dan Eropa yang terasa natural, mencerminkan perjalanan hidup Habibie yang lama berkarya di luar negeri tanpa kehilangan akar budayanya.

Salah satu ruang yang paling berkesan adalah Perpustakaan Peradaban. Ruangan ini bukan hanya tempat menyimpan buku, tapi juga simbol cara berpikir yang terbuka. Ribuan koleksi buku dari berbagai disiplin ilmu tersusun rapi, mulai dari teknologi, politik, sejarah, hingga seni. Dari sini kamu bisa melihat bahwa rasa ingin tahu Habibie tidak pernah terbatas pada satu bidang saja.

Perpustakaan di Wisma Habibie & Ainun (detik.com/Danica Adhitiawarman) 

Detail arsitektur di dalamnya juga penuh filosofi. Ukiran batik truntum di langit-langit menjadi simbol cinta yang terus tumbuh dan tidak pernah padam. Area lobi menampilkan visual keberagaman Indonesia yang menggambarkan semangat Bhinneka Tunggal Ika. Sebelum masuk ke perpustakaan, kamu akan melewati Jembatan Pencerahan, sebuah elemen simbolis yang menggambarkan perjalanan manusia dalam mencari ilmu dan pemahaman.

Pendopo di Wisma Habibi & Ainun (wismahabibieainun.com)

Tidak hanya itu, ada juga taman intelektual yang menghadirkan suasana tenang di tengah rumah. Tanaman yang dulu dirawat langsung oleh Habibie masih tumbuh di sana, memberikan nuansa yang sangat hidup. Di beberapa sudut lain, kamu juga bisa menemukan detail personal seperti koleksi, ruang tamu yang hangat, hingga elemen-elemen kecil yang justru membuat pengalaman terasa lebih dekat dan nyata. Semua ini membuat kamu sadar bahwa rumah ini bukan hanya tentang arsitektur, tapi tentang bagaimana ruang bisa menyimpan emosi dan cerita.

Cara Menuju Wisma Habibie dan Ainun

Lokasinya yang berada di kawasan strategis Jakarta Selatan membuat wisma ini cukup mudah dijangkau. Kalau kamu menggunakan kendaraan pribadi, kamu bisa langsung menuju area Kuningan yang sudah terkenal sebagai pusat bisnis dan pemerintahan. Akses jalannya cukup baik, dan kamu bisa mengandalkan aplikasi navigasi untuk sampai tepat di lokasi.

Buat kamu yang lebih nyaman menggunakan transportasi umum, ada beberapa opsi yang bisa dipilih. Kamu bisa naik KRL dan turun di Stasiun Sudirman, atau menggunakan MRT dan turun di Stasiun Setiabudi. Dari sana, perjalanan bisa dilanjutkan dengan ojek online atau taksi dengan waktu tempuh yang relatif singkat.

Karena sistem kunjungannya berbasis tur, penting untuk melakukan reservasi terlebih dahulu. Dengan begitu, pengalaman kamu akan lebih terarah karena biasanya tur dipandu dan memiliki alur cerita yang membantu kamu memahami setiap sudut wisma dengan lebih mendalam. Ini bukan tipe tempat yang bisa kamu datangi secara spontan, tapi justru di situlah letak eksklusivitasnya.

Menutup Perjalanan dengan Pengalaman yang Lebih Lengkap

Mengunjungi Wisma Habibie dan Ainun terasa seperti membaca sebuah buku yang hidup. Kamu tidak hanya melihat ruang, tapi juga merasakan perjalanan emosi, pemikiran, dan cinta yang begitu kuat. Tempat ini cocok untuk kamu yang ingin wisata dengan makna lebih, bukan sekadar foto atau checklist destinasi.

Setelah selesai menjelajah, kamu bisa melanjutkan eksplorasi di area Jakarta Selatan yang punya banyak pilihan menarik, mulai dari kuliner hingga spot urban yang seru. Supaya perjalanan kamu makin nyaman, kamu juga bisa memilih menginap di hotel yang lokasinya strategis di Jakarta, seperti Capital O 90635 Tango Juliet Residence, Collection O near Stadion Utama Gelora Bung Karno, atau Super OYO Townhouse 1 Hotel Salemba

Collection O near Stadion Utama Gelora Bung Karno formerly The Archies, Tanah Abang, Jakarta

Ada banyak pilihan dari OYO di sekitar Jakarta yang bisa jadi opsi, baik untuk staycation santai maupun business trip. Kamu tinggal pilih sesuai kebutuhan dan budget, lalu lanjutkan perjalanan kamu tanpa ribet. Yuk, eksplor lebih banyak destinasi dan temukan properti terbaik langsung lewat aplikasi OYO sekarang juga.

Comments are closed here.

Please rotate your device

Please go back to portrait mode for the best experience