Kalau mendengar kata liburan, mungkin yang langsung terbayang adalah musim libur sekolah, long weekend, atau akhir tahun. Padahal, ada satu “rahasia” yang sering dimanfaatkan para traveler berpengalaman, yaitu liburan saat low season.
Low season adalah periode ketika jumlah wisatawan tidak sebanyak biasanya. Di Indonesia, waktu ini umumnya terjadi setelah libur panjang atau di luar musim liburan sekolah. Meski terdengar kurang menarik, justru inilah saat terbaik untuk menikmati banyak destinasi wisata. Bayangkan saja, kamu bisa jalan santai tanpa harus berdesakan, menikmati pemandangan tanpa banyak orang di depan kamera, sampai mendapatkan harga hotel yang lebih hemat. Menarik, kan?Kalau kamu ingin merasakan pengalaman liburan yang lebih santai, berikut beberapa destinasi di Indonesia yang justru terasa lebih cantik saat low season. Berikut beberapa destinasi di Indonesia yang layak dikunjungi saat low season.
Ubud memang selalu punya pesona tersendiri. Tapi kalau datang saat musim liburan, kamu mungkin harus berbagi jalan setapak Campuhan Ridge Walk dengan puluhan wisatawan lainnya.
Nah, saat low season suasananya berubah total. Udara pagi terasa lebih segar, sawah-sawah hijau terlihat lebih damai, dan kamu bisa menikmati secangkir kopi dengan pemandangan alam tanpa hiruk pikuk. Ini juga waktu yang pas buat mencoba spa, kelas yoga, atau sekadar hopping dari satu kafe estetik ke kafe lainnya. Kamu bisa menginap di Collection O Near Bajra Sandi Monumen Formerly Grand Pondok Puri Ayu
Jangan lewatkan:
• Sunrise di Campuhan Ridge Walk
• Sawah terasering Tegalalang
• Spa tradisional Bali
• Hunting kafe hidden gem

Batu sering ramai saat libur sekolah karena banyak taman rekreasi keluarga. Namun saat low season, suasananya jauh lebih santai. Selain wisata buatan, kamu juga bisa menikmati alam seperti Coban Rondo, Omah Kayu, atau menikmati city light dari Paralayang tanpa keramaian.
Townhouse Oak Malang bisa jadi pilihan libur kamu untuk menemani keindahan dan keanekaragaman destinasi wisata di Batu Malang

Yogyakarta memang selalu bikin rindu. Tapi kalau datang saat musim liburan, Malioboro sering dipenuhi wisatawan dari pagi sampai malam. Saat low season, suasananya jauh lebih santai. Kamu bisa berjalan kaki menikmati Malioboro, berburu kuliner tanpa antre panjang, atau menikmati kemegahan Candi Borobudur dan Prambanan dengan lebih leluasa.
Buat yang suka city walking, ini waktu terbaik mengeksplor sudut-sudut Jogja yang mungkin selama ini terlewat. Untuk menemani liburan kamu, Townhouse Oak Pancanaka Malioboro Hotel dan Collection O Gunung Kidul Near Baron Beach cocok jadi pilihan menginap bersama teman atau keluarga.

Kalau tujuanmu adalah healing, Belitung wajib masuk daftar.
Saat low season, pantai-pantai berpasir putih seperti Tanjung Tinggi terasa jauh lebih tenang. Kamu bisa duduk santai menikmati suara ombak, snorkeling di air sebening kaca, atau island hopping tanpa terburu-buru.
Rasanya seperti sedang menikmati pantai pribadi.

Semarang sering dijadikan kota transit, padahal punya banyak tempat menarik untuk dijelajahi. Saat low season, kamu bisa menikmati Kota Lama dengan lebih leluasa, berfoto tanpa banyak keramaian, hingga kulineran tanpa antre panjang.
Kenapa cocok?
• City walk lebih nyaman.
• Banyak spot foto heritage.
• Wisata kuliner lebih santai.
Di Semarang, kamu bisa menginap di Townhouse OAK Near the Park Mall Semarang, dan Collection O Simpang Lima Near Simpang Lima Semarang

Kalau sudah jauh-jauh ke Raja Ampat, tentu ingin menikmati keindahan alamnya semaksimal mungkin. Low season membuat pengalaman diving, snorkeling, hingga menikmati gugusan pulau karst terasa lebih intim. Tidak banyak kapal yang berlalu-lalang, sehingga suasana alamnya benar-benar terasa. Banyak traveler justru sengaja menghindari peak season demi menikmati Raja Ampat dalam versi terbaiknya.
Bukan cuma soal sepi, masih banyak keuntungan lain yang bisa kamu dapatkan.
• Lebih Hemat
Hotel, tiket pesawat, hingga paket wisata sering menawarkan promo di luar musim liburan. Budget yang sama bisa dipakai untuk menginap lebih lama atau mencoba aktivitas tambahan.
• Foto Jadi Lebih Estetik
Pernah menunggu lama hanya supaya tidak ada orang lewat saat foto? Saat low season, kamu tidak perlu terlalu sering menghapus “orang asing” dari background.
• Liburan Benar-benar Terasa Liburan
Nggak perlu antre panjang, nggak terburu-buru, dan kamu bisa menikmati setiap tempat dengan ritme yang lebih santai.
• Pelayanan Lebih Maksimal
Karena jumlah tamu tidak terlalu banyak, staf hotel, restoran, maupun penyedia tur biasanya bisa memberikan pelayanan yang lebih personal.
Supaya liburan tetap lancar, jangan lupa beberapa tips berikut:
• Cek kondisi cuaca sebelum berangkat, terutama kalau tujuanmu wisata alam.
• Cari tahu jam operasional tempat wisata karena beberapa destinasi melakukan perawatan di luar musim ramai.
• Pesan hotel lebih awal agar bisa mendapatkan harga terbaik.
• Siapkan itinerary yang fleksibel jika cuaca berubah.
• Jangan lupa tetap menghargai budaya dan lingkungan setempat selama berwisata.
Siapa bilang liburan seru harus menunggu long weekend atau musim liburan sekolah? Justru saat low season, kamu bisa menikmati destinasi dengan suasana yang lebih tenang, harga yang lebih bersahabat, dan pengalaman yang terasa lebih autentik. Supaya perjalanan makin nyaman, jangan lupa pilih akomodasi yang sesuai dengan kebutuhanmu. Dengan jaringan hotel OYO yang tersebar di berbagai destinasi wisata Indonesia, kamu bisa menikmati liburan yang nyaman, praktis, dan tetap ramah di kantong.
Jadi, kalau semua orang memilih liburan saat ramai, mungkin sekarang saatnya kamu mencoba kebalikannya. Siapa tahu, justru itulah liburan terbaik yang pernah kamu rasakan. Ayo rencanakan liburanmu berikutnya dengan lebih mudah. Jelajahi berbagai pilihan properti OYO dan temukan penginapan yang sesuai lewat aplikasi OYO sekarang juga!
Please go back to portrait mode for the best experience
Comments are closed here.