Kalau kamu sedang mencari kawasan wisata yang lengkap dalam satu area, mulai dari kuliner, belanja, pantai buatan, sampai spot foto estetik, Pantai Indah Kapuk atau PIK wajib masuk daftar perjalananmu. Berlokasi di Jakarta Utara hingga Tangerang, kawasan ini berkembang pesat menjadi magnet wisata urban yang bukan hanya digemari wisatawan domestik, tapi juga turis mancanegara, khususnya dari Malaysia, China, dan Taiwan.
PIK menawarkan pengalaman yang berbeda dari wajah Jakarta pada umumnya. Di sini, kamu bisa menikmati suasana modern, tata kota rapi, kawasan pedestrian yang nyaman, hingga destinasi tematik yang terasa seperti liburan ke luar negeri tanpa harus meninggalkan Indonesia.
Pantai Indah Kapuk awalnya dikembangkan sebagai kawasan hunian elit di Jakarta Utara. Seiring waktu, kawasan ini berevolusi menjadi pusat gaya hidup baru dengan sentuhan multikultural yang kuat. Pengaruh budaya Tionghoa terlihat jelas melalui arsitektur, konsep kuliner, hingga event budaya yang rutin digelar, sementara nuansa internasional hadir lewat kawasan tematik bergaya Eropa dan pantai tropis modern.
Transformasi PIK semakin terasa dengan hadirnya PIK 2 yang mengusung konsep waterfront city. Area ini dirancang sebagai kawasan wisata terpadu yang memadukan ruang hijau, pantai buatan, area komersial, dan hiburan keluarga. Tidak heran jika PIK kini dikenal sebagai salah satu ikon wisata urban paling progresif di Jabodetabek.
Wisatawan dari Malaysia menjadi penyumbang kunjungan terbesar ke PIK. Faktor jarak yang dekat, kemudahan akses penerbangan ke Jakarta, serta kemiripan selera kuliner membuat kawasan ini terasa akrab bagi mereka. Banyak wisatawan Malaysia datang untuk wisata kuliner halal ataupun non-halal, belanja, hingga berburu barang unik melalui jasa titip atau jastip.
Sementara itu, wisatawan dari China dan Taiwan umumnya tertarik pada konsep kawasan modern berpadu budaya Tionghoa yang kuat. Pantjoran PIK, festival budaya, hingga spot foto bernuansa oriental menjadi daya tarik utama. Selain itu, tren wisata lifestyle dan urban exploration membuat PIK relevan dengan preferensi traveler muda dari kedua negara tersebut.
Pantjoran PIK menjadi salah satu ikon paling dikenal di kawasan ini. Mengusung konsep Chinatown modern, area ini dipenuhi restoran, kafe, dan jajanan khas Tionghoa yang dikemas dengan visual menarik. Lampion merah, bangunan bernuansa oriental, dan jembatan ikonik menjadikannya spot favorit untuk foto, terutama saat sore hingga malam hari.
.jpg)
Di waktu-waktu tertentu, Pantjoran PIK juga menjadi lokasi event budaya seperti perayaan Imlek, Cap Go Meh, hingga pertunjukan barongsai dan liong. Biasanya event ini berlangsung pada akhir pekan atau hari besar budaya Tionghoa dan terbuka untuk umum, menjadikannya pengalaman budaya yang autentik bagi wisatawan.
Jika kamu ingin suasana santai ala pantai, Pantai Aloha PIK 2 dan Pantai Pasir Putih PIK 2 adalah pilihan tepat. Pantai Aloha menghadirkan nuansa tropis ala Hawaii dengan area kuliner terbuka yang langsung menghadap laut. Tempat ini cocok untuk liburan keluarga, nongkrong sore, atau menikmati sunset Jakarta dengan suasana berbeda.

Tak jauh dari sana, Pantai Pasir Putih PIK 2 menawarkan area pantai buatan yang bersih dan tertata. Banyak pengunjung datang untuk berjalan santai, bermain pasir bersama anak, atau sekadar duduk menikmati angin laut. Pada akhir pekan, area ini sering menjadi lokasi event musik ringan, festival kuliner, hingga aktivitas komunitas yang membuat suasana semakin hidup.
By The Sea PIK2 dikenal sebagai salah satu pusat belanja favorit wisatawan Malaysia, terutama pelaku jastip. Konsep mal terbuka dengan tenant fashion, lifestyle, dan F&B menjadikannya tempat belanja yang nyaman sekaligus estetik. Banyak brand internasional dan lokal premium yang menjadikan area ini sebagai destinasi wajib dikunjungi.

Sementara itu, La Riviera menawarkan pengalaman visual yang unik dengan arsitektur bergaya Eropa, khususnya menyerupai kota-kota di Belanda. Kanal air, bangunan pastel, dan jembatan kecil membuat kawasan ini sering dijuluki sebagai “Kota Amsterdam”-nya Jakarta. Area ini juga kerap menjadi lokasi event tematik, seperti festival seni, pameran UMKM, dan bazar akhir pekan.

Di tengah hiruk pikuk kawasan komersial, Greenbelt PIK 2 hadir sebagai ruang terbuka hijau yang menyegarkan. Kamu bisa bersepeda santai, berjalan kaki di sepanjang jalur hijau, atau mencoba wisata perahu menyusuri Sungai Tahang. Area ini cocok untuk kamu yang ingin menikmati PIK dengan tempo lebih lambat dan dekat dengan alam. Greenbelt juga sering digunakan untuk event komunitas seperti fun walk, yoga outdoor, hingga kegiatan ramah keluarga yang biasanya digelar pada pagi hari di akhir pekan.

Menjelajahi PIK rasanya belum lengkap tanpa menginap agar kamu bisa menikmati setiap sudutnya dengan lebih santai. Untuk pengalaman yang praktis dan menyenangkan, kamu bisa memilih berbagai hotel OYO di sekitar kawasan PIK dan Jakarta Utara, seperti Townhouse Oak Ancol. Lokasinya strategis, akses mudah ke destinasi wisata, serta menawarkan kenyamanan untuk perjalanan singkat maupun staycation.
Kalau kamu ingin eksplor lebih banyak pilihan properti di Jakarta dan kota lainnya, langsung saja cek aplikasi OYO sekarang juga. Temukan akomodasi yang sesuai dengan gaya liburanmu dan nikmati pengalaman menjelajah PIK dengan lebih maksimal!
Please go back to portrait mode for the best experience
Comments are closed here.