Sebagai ibu kota Sumatera Utara, Medan dikenal sebagai kota multikultural dengan pengaruh Melayu, Batak, Tionghoa, dan India yang begitu kuat. Perpaduan budaya ini membentuk karakter kota yang dinamis—terlihat dari arsitektur, tradisi, hingga ragam kulinernya. Memasuki bulan Ramadhan, suasana Medan terasa semakin hidup. Menjelang waktu berbuka, aroma takjil memenuhi sudut kota. Malam hari, pusat kuliner dan masjid ramai oleh warga yang menikmati momen kebersamaan. Medan bukan hanya destinasi wisata kuliner, tetapi juga kota yang menghadirkan pengalaman Ramadhan yang hangat dan autentik.
Salah satu ikon Ramadhan di Medan adalah Masjid Raya Al-Mashun. Menjelang maghrib, area sekitar masjid dipenuhi pedagang takjil dan masyarakat yang berbuka puasa bersama.
Beberapa tradisi yang terasa kuat saat Ramadhan di Medan:
Ramadhan di Medan terasa inklusif—semua lapisan masyarakat ikut merasakan semangat kebersamaan.
Medan dikenal dengan rasa yang kaya dan berani. Saat Ramadhan, beberapa menu menjadi favorit untuk berbuka maupun sahur.

(Soto Medan-Sumber Orami)
Soto Medan memiliki kuah santan kuning keemasan dengan aroma rempah seperti kapulaga, jintan, dan serai. Teksturnya creamy namun tetap ringan.
Biasanya disajikan dengan:
Saat berbuka puasa, semangkuk Soto Medan hangat menjadi pilihan tepat untuk mengembalikan energi setelah seharian berpuasa.

(Lontong Medan-Sumber Detik Food)
Lontong Medan sangat populer sebagai menu sahur karena porsinya yang mengenyangkan dan kaya rasa.
Dalam satu piring biasanya terdapat:
Perpaduan gurih, pedas, dan sedikit manis membuatnya ideal untuk santapan sebelum memulai puasa.

(Bika Ambon Medan-Sumber Kompas.com)
Bika Ambon menjadi pilihan takjil favorit. Teksturnya berserat dan kenyal, dengan rasa manis legit yang tidak berlebihan.
Ciri khasnya:
Sangat cocok disantap bersama teh hangat saat berbuka.

(Duren Medan-Sumber Waspada Online)
Menikmati durian setelah tarawih sudah menjadi “ritual” tersendiri bagi banyak warga dan wisatawan. Durian Medan terkenal dengan daging tebal, tekstur lembut, dan rasa manis legit dengan sedikit pahit di akhir. Suasana malam yang hangat membuat wisata durian terasa semakin seru saat Ramadhan.

(Kawasan Kota Lama Kesawan Medan-Sumber Pemko Medan)
Untuk merasakan pengalaman Ramadhan yang lengkap di Medan, kunjungi:
Dari berburu takjil hingga kuliner sahur dini hari, kota ini terasa hidup hampir 24 jam selama Ramadhan.
Selain kuliner, Medan juga menjadi pintu gerbang menuju Danau Toba dan Berastagi. Namun banyak wisatawan yang akhirnya memperpanjang masa tinggalnya karena jatuh cinta pada ragam rasa dan suasana kotanya. Di bulan Ramadhan, Medan menghadirkan kombinasi unik antara wisata kuliner, tradisi religius, dan keberagaman budaya. Kota ini bukan hanya tempat singgah—tetapi destinasi yang menghadirkan pengalaman penuh rasa, terutama saat bulan suci tiba.
Berikut rekomendasi hotel OYO untuk keseruan wisata kuliner kamu di Medan:
Collection O Medan City Center Near Manhattan Times Square Berlokasi di pusat kota Medan dan dekat dengan pusat perbelanjaan Manhattan Times Square, hotel ini menawarkan kenyamanan menginap di area yang strategis dan dinamis. Collection O Medan City Center cocok untuk wisatawan bisnis maupun leisure yang ingin berada dekat pusat kuliner, perkantoran, dan hiburan.

(Kamar di Collection O Medan City Center Near Manhattan Times Square)
Hotel O Skyview Near Universitas Sumatra Utara (USU) Terletak dekat kampus Universitas Sumatera Utara, hotel ini menjadi pilihan tepat bagi tamu yang memiliki keperluan akademik, bisnis, maupun kunjungan keluarga mahasiswa. Area sekitarnya dikenal dengan banyak pilihan kuliner dan akses transportasi yang mudah menuju pusat kota. Hotel O Skyview menawarkan akomodasi yang praktis, nyaman, dan terjangkau bagi traveler yang ingin menginap di kawasan strategis Medan bagian barat.

(Kamar di Hotel O Skyview Near Universitas Sumatra Utara ( USU ) Formerly Juma Ciger)
Super OYO Alhesa Residence Super OYO Alhesa Residence menghadirkan konsep penginapan yang simpel, bersih, dan fungsional dengan harga yang ramah di kantong. Cocok untuk solo traveler, backpacker, maupun perjalanan singkat ke Medan. Lokasinya yang mudah dijangkau membuat tamu tetap dapat mengakses pusat kota, kawasan kuliner, maupun area perkantoran dengan nyaman. Properti ini menjadi pilihan tepat bagi tamu yang mencari akomodasi efisien tanpa mengurangi kenyamanan dasar selama menginap.

(Kamar di Super OYO Alhesa Residence)
Kamu bisa check properti yang kamu mau dengan fasilitas menarik di aplikasi OYO. Ayo eksplor hotel menarik lainnya di aplikasi OYO sekarang juga!
Please go back to portrait mode for the best experience
Comments are closed here.