Select Country
Select Country

Ide Ngabuburit di Jakarta: Menyusuri Kampung Betawi yang Masih Lestari

Menjelang waktu berbuka puasa, ngabuburit kerap identik dengan aktivitas santai untuk mengisi sore hari sambil menunggu adzan magrib. Di Jakarta, momen ini tak harus selalu dihabiskan di pusat perbelanjaan atau tempat nongkrong kekinian. Di balik wajahnya sebagai kota modern, Jakarta masih menyimpan jejak budaya Betawi yang terasa hidup dan dekat dengan keseharian warganya. Berjalan menyusuri kampung-kampung Betawi saat sore hari menghadirkan suasana yang tenang, hangat, dan penuh cerita; sebuah cara berbeda untuk menikmati ngabuburit sekaligus mengenal akar budaya ibu kota.

Dari pengalaman tersebut, kamu akan menemukan bahwa sejarah Betawi bukan hanya tersimpan di buku atau museum. Ia hadir dalam bentuk rumah-rumah tradisional, kesenian, hingga aktivitas warga yang masih berlangsung hingga kini. Beberapa kampung Betawi di Jakarta bahkan terbuka untuk dikunjungi dan menawarkan pengalaman budaya yang autentik, menjadikannya destinasi ngabuburit yang ringan, bermakna, dan cocok dinikmati bersama orang terdekat!

Setu Babakan, Jakarta Selatan: Napas Budaya Betawi yang Masih Hidup

Sebagai pusat pelestarian budaya Betawi, Perkampungan Budaya Betawi Setu Babakan menawarkan pengalaman menyeluruh tentang kehidupan masyarakat Betawi tempo dulu. Berlokasi di kawasan Srengseng Sawah, Jagakarsa, area seluas kurang lebih 3,2 hektar ini dirancang menyerupai perkampungan Betawi dengan nuansa hijau yang menenangkan. Cocok untuk ngabuburit sambil berjalan santai.
Di kawasan ini, kamu bisa melihat langsung ragam rumah adat Betawi dengan ciri khas atapnya. Rumah bapang dengan arah atap ke depan dan belakang, rumah limasan atau joglo dengan empat sisi atap, hingga rumah kebaya yang memiliki tambahan atap di sisi kiri dan kanan. Setiap bentuk rumah mencerminkan latar sosial penghuninya pada masa lalu, termasuk rumah-rumah para juragan yang biasanya dilengkapi saung di halaman depan sebagai tempat singgah para pengiring.

Kampung Betawi di Tengah Jakarta (Muhammad Lugas Pribady/detikcom)

Suasana kampung lama terasa semakin kuat dengan kehadiran empang, kebun, kandang ternak, hingga sumur-sumur tradisional yang masih menggunakan katrol. Mayoritas bangunan terbuat dari kayu nangka, material favorit masyarakat Betawi karena kuat dan mudah didapat pada zamannya. Menjelang sore, angin sepoi-sepoi, cahaya matahari yang mulai redup, serta lantunan mengaji dari masjid sekitar membuat pengalaman ngabuburit di Setu Babakan terasa syahdu dan autentik.

Kampung Rawa Belong, Jakarta Barat: Jejak Si Pitung dan Tradisi Silat Betawi

Di Jakarta Barat, kamu bisa menemukan Kampung Rawa Belong, kawasan yang lekat dengan sejarah tokoh legendaris Betawi, Si Pitung. Kampung ini dikenal sebagai salah satu pusat budaya Betawi, khususnya pencak silat yang hingga kini masih dilestarikan oleh masyarakat setempat.

Gelar Seni Budaya Kampoeng Silat Rawa Belong (Merdeka.com/rachmadsadeli)

Berjalan menyusuri Rawa Belong saat sore hari, kamu akan merasakan denyut kehidupan kampung yang aktif dengan berbagai aktivitas budaya. Selain pencak silat, kawasan ini juga terkenal dengan seni lenong Betawi, sentra kerajinan tangan, hingga pasar bunga yang sudah lama menjadi identitas wilayah ini. Kombinasi antara sejarah perlawanan rakyat, seni pertunjukan, dan aktivitas ekonomi lokal membuat Rawa Belong menarik untuk dikunjungi sebagai alternatif ngabuburit yang berbeda dari biasanya.

Kampung Condet, Jakarta Timur: Harmoni Budaya, Religi, dan Agrowisata

Pilihan lainnya adalah Kampung Condet, kawasan Betawi yang terkenal dengan agrowisatanya. Sejak dulu, Condet dikenal sebagai sentra buah-buahan, terutama salak dan duku, yang tumbuh subur di lingkungan hijau kawasan ini. Hingga kini, identitas tersebut masih terjaga dan menjadi daya tarik utama bagi wisatawan.

Selain agrowisata, Condet juga memiliki banyak sanggar tari Betawi serta kegiatan budaya dan religi yang kental. Ngabuburit di Condet bisa kamu isi dengan berjalan santai menyusuri kampung, mengenal tradisi Betawi yang sarat nilai religius, hingga belajar tentang kesenian lokal yang diwariskan lintas generasi. Suasananya cenderung tenang dan cocok untuk kamu yang ingin menikmati ngabuburit tanpa keramaian berlebih.

Ngabuburit Lebih Nyaman dengan Akomodasi yang Tepat

Agar pengalaman menjelajahi kampung-kampung Betawi ini semakin nyaman, kamu bisa memilih menginap di hotel yang lokasinya strategis dan ramah di kantong di daerah Jakarta, seperti Collection O near MRT Cipete Raya, Townhouse Oak Grand Orienchi, atau Hotel O Pondok Indah

Berbagai pilihan akomodasi dari OYO lainnya tersedia di sekitar Jakarta Selatan, Barat, maupun Timur, sehingga kamu bisa lebih leluasa mengatur waktu jalan-jalan dan istirahat tanpa harus menempuh jarak jauh.

Yuk, lengkapi momen ngabuburitmu dengan pengalaman menginap yang praktis dan menyenangkan. Eksplor lebih banyak properti pilihan dan temukan hotel yang sesuai dengan kebutuhanmu dengan mengeceknya langsung di aplikasi OYO sekarang juga!

Comments are closed here.

Please rotate your device

Please go back to portrait mode for the best experience