Jelajah Kota

7 Wisata Sejarah di Semarang, Bikin Nostalgia!

7 Wisata Sejarah di Semarang, Bikin Nostalgia!

Semarang merupakan Ibukota Provinsi Jawa Tengah yang menyimpan banyak hal menarik, seperti Wisata Sejarah di Semarang. Memang, Semarang banyak menyuguhkan wisata yang bermacam-macam, mulai dari wisata alam hingga wisata sejarah. Pesona ini menjadi pilihan yang cukup menarik bagi para wisatawan.

Jika kamu ingin berkunjung ke Semarang untuk berlibur, jangan lupakan akomodasi penginapan, ya! Selalu ingat OYO Hotel, sebab OYO sudah tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Kamu bisa berlibur dengan aman, nyaman dan tenang. OYO Hotel adalah sahabat liburan & stacycation kamu!

1. Wisata Sejarah di Semarang: Lawang Sewu

Menjadi salah satu ikon paling populer di Semarang, Lawang Sewu harus menjadi destinasi wajib ketika kamu berkunjung ke kota ini. Lawang Sewu adalah bangunan arsitektur Eropa yang didesain oleh Prof. Jakob F. Klinkhamer dan B.J. Ouendag dari Amsterdam, Belanda.

Ciri khas Lawang Sewu adalah bangunannya yang memiliki banyak pintu dan jendela, sehingga wajar kalau nama Lawang Sewu (artinya seribu pintu) disematkan kepada bangunan ini. Lawang Sewu kini difungsikan sebagai kompleks wisata, serta kerap difungsikan sebagai gedung pameran, pertemuan, pemotretan, shooting, pesta pernikahan workshop dan lain sebagainya.

Alamat: Jl. Pemuda, Sekayu, Kec. Semarang Tengah, Kota Semarang
Tarif Masuk: 10 ribu s.d. 30 ribu
Jam Operasional: 07.00 – 17.00 WIB (weekday); 07.00 – 20.00 WIB (weekend)

2. Pagoda Avalokitesvara

Tertarik untuk melihat destinasi wisata religi bagi umat Buddhis? Pagoda Avalokitesvara atau yang juga dikenal dengan Pagoda Dewi Kwan Im menjadi pilihan yang sangat tepat. Dalam kompleks wisata ini, terdapat Vihara Buddhagaya Watugong yang digunakan sebagai tempat peribadatan umat Buddhis.

Menariknya, Pagoda Avalokitesvara ini memiliki 7 lantai dengan tinggi 45 meter. Seluruh material dalam bangunan pagoda ini juga langsung berasal dari Tiongkok, loh!

Banyak spot menarik yang banyak diincar oleh para wisatawan, misalnya seperti Pohon Bodhi, Patung Buddha Tidur, Gedung Dhammasala dan bangunan lainnya dengan arsitektur Tiongkok yang sangat kental.

Alamat: Jl. Perintis Kemerdekaan, Pudakpayung, Kec. Banyumanik, Kota Semarang
Tarif Masuk: Gratis/ seikhlasnya
Jam Operasional: 07.00 – 21.00 WIB

Wisata Kota Lama Semarang dengan nuansa arsitektur ala Eropa.

3. Kota Lama Semarang

Destinasi kawasan yang tak patut dilewatkan di Semarang adalah area Kota Lama Semarang. Kawasan bangunan tua bernuansa Eropa ini sudah ada sejak tahun 1700-an, yang mana sudah difungsikan sebagai pusat pemerintahan Belanda kala itu.

Little Netherland, begitulah sebutan yang dikenal cukup luas oleh para wisatawan. Kamu pun bisa menyusuri kawasan kota tua yang cukup luas ini, serta ada beberapa spot yang populer dikunjungi pelancong. Seperti Taman Srigunting, Gereja Blenduk, 3D Trick Art Museum, Pasar Klitikan serta Semarang Contemporary Art Gallery.

Alamat: Jl. Letjen Suprapto No.31, Tj. Mas, Kec. Semarang Utara, Kota Semarang
Jam Operasional: 24 jam

BACA JUGA: LIBURAN TENANG, SIAPKAN ITINERARY WISATA MALANG INI!

4. Wisata Sejarah di Semarang: Benteng Pandem Ambarawa

Salah satu wisata bangunan tua peninggalan masa kolonialisme Belanda terletak di Semarang, yakni Benteng Pandem Ambarawa. Bangunan tua ini juga kerap disebut dengan Benteng Fort Willem I oleh banyak wisatawan.

Benteng Pandem Ambarawa ini dibangun pada tahun 1845, dan kini berfungsi sebagai lokasi Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA pada sebagian gedungnya. Kamu hanya bisa menyusuri bagian utara benteng yang sudah tidak terpakai.

Bangunan yang menjadi saksi nyata masa kolonialisme Belanda ini menyimpan pesona historis yang sangat kental, sebab arsitektur bangunannya yang masih otentik ala benteng Eropa. Daya tarik ini banyak dicari oleh para pelancong yang ingin berburu foto classic vintage.

Alamat: Bugisari, Lodoyong, Kec. Ambarawa, Kabupaten Semarang
Tarif Masuk: Rp 5.000/ orang

Area Klenteng Sam Po Kong yang megah dan bernuansa kebudayaan Tiongkok.

5. Klenteng Sam Po Kong

Klenteng megah dengan arsitektur yang sangat kental dengan budaya Tiongkok bisa menjadi destinasi sejarah pilihan di Semarang. Mengapa kamu wajib mengunjungi tempat jejak perjalanan Laksamana Cheng Hoo ini?

Melansir dari laman Kompas.com, Kawasan bangunan Klenteng Sam Po Kong ini merupakan saksi sejarah dan akulturasi budaya Tiongkok dan Jawa, khususnya oleh seorang pengelana terkenal dari Tiongkok, Laksamana Cheng Hoo.

Di sini, kamu bisa melakukan eksplorasi area yang lumayan luas. Banyak sisi-sisi kawasan Klenteng Sam Po Kong yang diburu para wisatawan untuk berfoto. Bahkan kamu juga bisa menyewa pakaian khas Tiongkok untuk menambah ciri khas.

Alamat: Jl. Simongan No.129, Bongsari, Kec. Semarang Barat, Kota Semarang
Tarif Masuk: 10 ribu s.d. 35 ribu
Jam Operasional: 08.00 – 20.00 WIB

6. Wisata Sejarah di Semarang: Toko Oen Semarang

Semarang juga dikenal dengan wisata kulinernya. Apa yang kamu ketahui, Lumpia Semarang? Ternyata ada spot wisata kuliner dengan nuansa historis yang cukup populer di Semarang. Tempat tersebut adalah Toko Oen Semarang.

Toko Oen Semarang konsisten dalam menghadirkan kuliner western. Awalnya hanya menjajakkan roti dan es krim, namun kini sudah berkembang dengan varian menu Italia, Indonesia dan Chinese Food. Jadi tak usah khawatir apabila kamu tengah kelaparan saat liburan di Semarang, kamu bisa menuju Toko Oen Semarang untuk menikmati hidangan dengan nuansa klasik.

Alamat: Jl. Pemuda No.52, Bangunharjo, Kec. Semarang Tengah, Kota Semarang
Jam Operasional: 10.00 – 21.00 WIB

Potret kawasan Museum Kereta Api Ambarawa yang legendaris.

7. Museum Kereta Api Ambarawa

Destinasi terakhir yang patut menjadi list dalam liburan di Semarang adalah Museum Kereta Api Ambarawa. Stasiun yang awalnya dinamai dengan Stasiun Willem I ini telah ada sejak tahun 1873. Di sini kamu bisa menjumpai koleksi sejarah perkeretaapian di Indonesia, misalnya seperti seperti 26 Lokomotif Uap, 4 Lokomotif Diesel, 5 Kereta dan 6 Gerbong dari berbagai daerah.

Alamat: l. Stasiun No.1, Panjang Kidul, Panjang, Kec. Ambarawa, Kabupaten Semarang
Jam Operasional: 08.00 – 16.00 WIB

Nah, itulah beberapa rekomendasi wisata sejarah yang cukup populer di Semarang. Kalau kamu ingin berlibur di Semarang, ingat OYO Hotel ya! OYO Hotel adalah sahabat liburan & staycation terbaik untuk kamu!

kurniawan

Recent Posts

Medan, Surga Kuliner dengan Ragam Budaya yang Kaya, Semakin Hangat di Bulan Ramadhan

Sebagai ibu kota Sumatera Utara, Medan dikenal sebagai kota multikultural dengan pengaruh Melayu, Batak, Tionghoa,…

2 days ago

Festival Sahur Nusantara (KEN 2026): Tradisi Ramadhan, Rute Wisata & Hotel OYO Terdekat

Memasuki bulan Ramadhan, sahur bukan sekadar waktu makan sebelum fajar. Di banyak daerah Indonesia, sahur…

3 days ago

Selebrasi Imlek 2026 di Kota-Kota Besar Indonesia: Meriah, Penuh Makna, dan Selalu Dinanti

Imlek bukan cuma soal pergantian tahun dalam kalender Tionghoa. Di Indonesia, perayaan Imlek selalu jadi…

5 days ago

Menyusuri Pecinan Tertua di Indonesia, Ruang Hidup Budaya Tionghoa Nusantara

Kalau kamu suka wisata sejarah yang terasa hidup, Pecinan tertua di Indonesia wajib masuk daftar…

1 week ago

Menjelajah Pantai Indah Kapuk, Surga Kuliner, Belanja, dan Pantai Modern di Jakarta

Kalau kamu sedang mencari kawasan wisata yang lengkap dalam satu area, mulai dari kuliner, belanja,…

2 weeks ago

Simak KEN 2026: Wisata Budaya Terbesar Indonesia & Top 10 Festival Terbaik Indonesia

Kalau kamu tipe traveler yang suka liburan dengan cerita, Kharisma Event Nusantara (KEN) 2026 adalah…

2 weeks ago